Aku Berkunjung
Terima kasih, atas kesediaan Anda melihat lembaran hidupku.
Gimana jika seseorang tidak sadar bahwa ia berbuat salah, sering nyakitin kita? Apakah kita tetap menuntut dia untuk minta maaf? Atau gimana caranya agar terjadi rekonsiliasi? Kayaknya susah memang jika demikian kondisinya. Tapi, seorang teolog, Robert Schreiter mengusulkan: seharusnya kita jangan menunggu pihak yang bersalah meminta maaf. Dan, tidak perlu kita menuntut orang lain minta maaf kalau ia tidak mau minta maaf. Mulailah memaafkan yang lain. Hai, korban, mulailah memaafkan yang lain. Imbuhnya. Saya rasa nasehat beliau ini sangat bijak. Nasehat beliau adalah ungkapan spiritual yang paling dalam. Selama ini, yang terjadi adalah kita sulit memaafkan orang-orang yang telah menyakiti kita. Maka, masalah semakin keruh, situasi semakin mengganas, dan ujung-ujungnya kita "memakan" orang lain. Tidak susah memaafkan jika kita rendah hati. Anda setuju? Manakala Anda mengingat orang yang menyakiti Anda, saat itu Anda dipanggil untuk memaafkannya. Maka, semakin sering Anda mengingat orang yang Anda benci, sesering itu pulalah Anda dipanggil untuk memaafkan.
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Okt | ||||||
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||
Selasa, 3 November 2009. Itulah sejarah Mahkamah Konstitusi yang diketuai Mahfud MD mengukir sejarah baru. Membuka rekaman upaya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK Bapak Bibit dan Candra. Rekaman itu diperdengar kepada khalayak umum. Saya termasuk yang penasaran sehingga betah mendengarkan rekaman itu via stasiun TVOne dari jam 11 s/d 16. 05 sore. Sakit..sakit....rekaman itu sungguh merobek-robek rasa keadilan. Ternyata di negeri Indonesia, mafia peradilan masih berkuasa. Aparat penegak hukum seolah sudah diborgol oleh para koruptor! Sejarah ini sejarah Indonesia. Jangan dilupakan.
| dede fadillah di Istilah dan Sejarah Meditasi d… | |
| Postinus di Sikap Positif | |
| Postinus di “Terima Kasih, Penghinaan… | |
| OBERLIN ZEBUA di “Terima Kasih, Penghinaan… | |
| adi di Sikap Positif | |
| norman di Apa Itu Hidup? | |
| anto di Bahasa dalam Perspektif Ferdin… | |
| link di Bahasa dalam Perspektif Ferdin… | |
| Yohanes AD Purnomo di What is the Meaning of Li… | |
| Postinus di Karakter Kepemimpinan Kri… | |
| Yohanes AD Purnomo di Karakter Kepemimpinan Kri… | |
| yoshimori di Apa Itu Neoliberalisme? | |
| bambang di Sikap Positif | |
| michail huda di Apa Itu Neoliberalisme? | |
| El Fajr Yumiraz di Apa Itu Neoliberalisme? |
Saudara Anda, Postinus Gulö, adalah pembuat blog ini. Ia lahir di kampung terpencil, Dangagari, Kecamatan Moro’ö, Pulau Nias. Dalam suka-duka terpaan kesengsaraan ia mampu menyelesaikan Sekolah Dasar-nya di SD Negeri 071084 Dangagari, Pulau Nias. Perjuanganlah yang menghantarnya menyelesaikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di SLTP Negeri 1 Mandrehe, Pulau Nias. Berlayar ke negeri orang bukanlah cita-citanya. Namun, realita menghantarnya ke Sibolga. Di sana ia menyelesaikan Sekolah Menengah Atas di SMU Swasta Santo Fransisukus Aek Tolang, Pandan dan Seminari Menengah St. Petrus Sibolga. Hidup memang bukanlah kebetulan. Tangan Allah selalu menjamah. Tidak pernah terbayangkan. Ia, lalu, menjawab "panggilan" Allah di Pulau Jawa. Tepatnya di Bandung, Jawa Barat. Bergabung ke Ordo Sanctae Crucis Sang Kristus Indonesia. Tahun 2004 s/d 2008 mendalami ilmu filsafat di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan. Sejak bulan Agustus 2009 mendalami ilmu teologi dan humaniora di Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan. Bapak-Ibu, Saudara-Saudari, salam dalam kasih Tuhan. Ya'ahowu
Terima kasih, atas kesediaan Anda melihat lembaran hidupku.
Kawanmu berkata
Hi Pos, loo masih ingat gw? Aku teman loo di SMP Mandrehe. Aku temanmu yang paling dekat. Masih ingat kan ke kita..hayo..
postinus berkata
Ya ialah gw kenal siapa loo. Masak gw lupa ama teman gw…iya kapan kita ketemu? udah lama ni gw kagak ketemua ama loo. Teman-teman kita yg lain pada ke mana aja? tahu gak di mana mereka. Ada sih beberapa org yg gw kenal, misalnya di UGM, ITB, UNIMED, USU dan ada juga yg udah kerja dan ….yg udah punya anak…seru kan…
Harianus Zebua berkata
Nice blog talifuso. Walaupun sulit tercerna secara sambil lalu tapi sangat bermakna dan mencerahkan saat dicermati dengan seksama.
I hope you will be the next Frans Magnis Suseno.
TETAP SEMANGAT!
Ya’ahowu!
nuri berkata
Sukses buat tulisannya, tetap kreatif..tapi kalo bisa ulasannya rada ‘napak’ dikit boleh ngga ‘ter, biar bisa cepat dicerna untuk orang biasa seperti saya..:D salam dari korea buat romo & frater osc…
postinus berkata
Trim’s Nuri usulnya. Saya sangat senang. Usulannya pasti saya akomodasi. Boleh saya nanya: Sdr. Nuri, anak Gema?
nuri berkata
wah..sy hny pemerhati gema saja,sy lbh bnyk berdiskusi dg rm.harimanto
Postinus berkata
O…Nur udah dengar blum, ayahnya Pst. Harimanto udah meninggal dunia, 23 April lalu.
Trims
Fr. Postinus Gulo OSC
nuri berkata
sy sdh kontak beliau, trmksh frater atas pemberitahuannya.